Baca Juga: Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia
Selain itu, Bayu tinggal di asrama gratis sehingga tidak perlu lagi memikirkan ongkos transportasi ke sekolah. Meski demikian, Sawinah mengatakan Bayu tetap memintanya untuk datang menjenguk dua kali dalam sebulan.
"Tapi anak saya juga senang sekolah di sana. Dan dampak ekonominya, saya jadi sedikit-sedikit bisa menabung untuk menjenguknya," jelas Sawinah.
Oleh karena itu, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Prabowo atas program Sekolah Rakyat yang dinilainya tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga membantu Bayu meraih cita-citanya.
Ia juga berharap dapat menyekolahkan adik Bayu ke Sekolah Rakyat, setelah melihat perubahan positif pada diri anaknya.
Baca Juga: Hendropriyono Bantah Isu Seskab Teddy Ditampar Jenderal Kopassus: Itu Hoaks dan Tidak Pernah Ada
"Bayu tambah pintar, tambah mandiri. Sopan santunnya juga sudah berbeda, sudah sopan berbicara dengan orang tua," katanya.
"Jadi, terima kasih Pak Prabowo sudah membantu saya dan anak-anak saya. Semoga Pak Prabowo sehat selalu, banyak rezeki, dan panjang umur," pungkasnya. *
Artikel Terkait
Dari Jalanan ke Ruang Kelas: Kisah Haru Fikri Temukan Harapan Baru di Sekolah Rakyat Sumedang
Tak Lagi Kubur Impian, Syifa Syafitri Manfaatkan Fasilitas Sekolah Rakyat demi Cita-Cita Pertambangan
Cetak Juara di Tengah Keterbatasan: Siswa Sekolah Rakyat Borong Medali Taekwondo dan Silat
Dari Pabrik Kerupuk ke Bangku Kelas, Kisah Ahmad Lutfi Raih Kesempatan Kedua di Sekolah Rakyat
Pemerintah Resmikan Sekolah Rakyat di Jakarta, Seskab Teddy: Pastikan Seluruh Anak Punya Kesempatan Pendidikan