“Terus kenapa itu dikirim-dikirim? Kalau nggak ketahuan, emang bapak bisa minta maaf?” ujar korban lagi.
Menurut informasi, terungkap bahwa grup tersebut juga banyak terdapat medi foto dan video yang tak senonoh.
“Di grup Grab tersebut juga banyak sekali foto dan video porno yang melibatkan banyak perempuan,” sambungnya.
Menyambung dari utas sebelumnya, korban membeberkan bahwa pihak Grab telah menghubungi dirinya setelah utasnya viral.
“Pihak Grab juga Alhamdulillah sudah menghubungi aku secara pribadi dan akan segera diproses. Semoga permasalah yang terjadi di antara aku dan yang bersangkutan bisa ditindaklanjuti dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.
Pihak Grab juga memberikan pernyataan bahwa, kini tengah menindaklanjuti dan menegaskan tidak mentolerir bentuk pelecehan apapun.
“Laporan tersebut sudah dalam tindak lanjut tim kami. Fokus kami saat ini adalah untuk terus berkoordinasi dengan pelapor guna mendapatkan informasi lebih detail dan memastikan penanganan yang terbaik,” ungkap pihak Grab.
“Grab tidak mentolerir tindakan pelecehan dalam bentuk apa pun dan akan menindak tegas Mitra Pengemudi sesuai dengan kode etik Mitra yang berlaku,” tegasnya.***
Artikel Terkait
Roadshow Journalism 360 Promedia Akan Sambangi Palembang
Grab Indonesia Buka Suara Soal Wacana Jadikan Driver sebagai Karyawan, UMKM Bisa Terimbas
Viral Driver Ojol di Jakarta Ngaku Rela Dibayar Roti, Ada Plot Twist Bikin sang Penumpang Terharu
Pilu Wanita Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual di KRL Bogor: Tangannya Masuk-masuk
BHR Ojol Naik Signifikan, Pengemudi di Solo Terharu Terima Manfaat Kebijakan Presiden Prabowo