Beredar Video Temuan Jenazah di Aceh dalam Kendaraan yang Terparkir, Diduga Keracunan AC Mobil

photo author
Hanggi Martyas Laksono, Senayan Post
- Kamis, 26 Maret 2026 | 15:33 WIB
Insiden viral terkait penemuan jenazah pria-wanita di dalam mobil yang menyala dan terparkir di kawasan Pidie Jaya, Aceh (Instagram.com / @baturajatoday - @acehworldtimes)
Insiden viral terkait penemuan jenazah pria-wanita di dalam mobil yang menyala dan terparkir di kawasan Pidie Jaya, Aceh (Instagram.com / @baturajatoday - @acehworldtimes)

"Berdasarkan dugaan awal, korban meninggal dunia akibat menghirup gas beracun dari mesin kendaraan yang masih menyala," papar Saiful.

Polisi juga menemukan jerigen berisi bahan bakar minyak (BBM), di dalam bagasi kendaraan.

Hal itu, disebut memperkuat dugaan sementara korban meninggal dunia akibat menghirup gas karbon monoksida (CO) yang terperangkap di dalam kabin mobil akibat sirkulasi udara yang tidak optimal.

"Hasil visum tidak ditemukan tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat menghirup gas di dalam kendaraan," jelas Saiful.

Hingga kini, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi di antaranya satu unit kendaraan, telepon genggam, uang tunai, serta kartu ATM milik korban.

Barang-barang tersebut telah diserahkan kepada pihak keluarga.

"Saat ini, Sat Reskrim Polres Pidie Jaya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan secara pasti penyebab kematian kedua korban," ungkap Saiful.

Berkaca dari hal itu, insiden tersebut dinilai sebagai pengingat akan pentingnya kewaspadaan para pengendara.

Terlebih bagi para pemudik yang tengah melakukan perjalanan, dalam momentum arus balik Lebaran 2026.

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Humas Polres Pidie Jaya, AKP Mahruzar Haryadi mengimbau kepada masyarakat khususnya para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Mahruzar juga menekankan, pentingnya memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik serta tidak beristirahat di mobil dengan mesin menyala.

“Terlebih dalam waktu lama guna menghindari risiko keracunan gas berbahaya,” imbuh Mahruzar.

"Bagi para pemudik, apabila merasa mengantuk atau lelah saat berkendara, agar segera mampir atau beristirahat di Pos Pengamanan (Pos Pam), maupun Pos Pelayanan Operasi Ketupat 2026," tandasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hanggi Martyas Laksono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X