SENAYANPOST — Badan Gizi Nasional (BGN) mengkaji efesiensi anggaran menyusul antisipasi dampak dari gejolak global yang terjadi saat ini.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, pihaknya saat ini masih menghitung berapa anggaran yang bisa dihemat.
“Tentu saja kita harus punya sense of crisis dan kami sedang melakukan hal-hal yang memungkinkan penggunaan anggaran yang lebih efisien,” ujarnya di Jakarta pada Selasa (17/3/26).
Menurut Dadan, efektivitas penggunaan anggaran harus ditingkatkan. Pengeluaran yang tidak mendesak dapat dikurangi. Penyalahgunaan anggaran pun harus dicegah.
Baca Juga: Tak Hanya Guyur Bonus Miliaran, Pemerintah Gandeng BRI Beri Literasi Keuangan bagi Atlet Para Games
“Tentu saja kita harus lebih efektif menggunakan anggaran yang ada agar tidak disalahgunakan. Kedua, kita lakukan kegiatan-kegiatan yang lebih efektif, mengurangi penggunaan anggaran,” tegasnya.
Selain itu, Dadan mengungkapkan bahwa BGN melakukan peninjauan kembali anggaran untuk memantau pengeluaran agar tetap sesuai kebutuhan. BGN akan berupaya mengoptimalkan anggaran yang ada tanpa dana tambahan.
Lebih lanjut, Dadan mengatakan BGN juga masih memperhitungkan berapa banyak anggaran yang dapat diefisienkan.
“Kita sedang hitung juga berapa yang bisa kita gunakan. Nanti setelah kita hitung, kita laksanakan dengan beberapa hal yang terkait efisiensi,” pungkasnya. *
Artikel Terkait
10 Ribu Anak Kini Jadi Korban Keracunan MBG: BGN Curhat Tutup Ratusan Dapur SPPG, Chef Profesional Serukan Contoh Jepang
BGN Janji Perketat Pengawasan MBG, Pastikan Tak Ada Lagi Kasus Kecelakaan Pangan
Ratusan Miliar untuk Pengadaan Alat Makan MBG, ICW: Itu Tanggung Jawab BGN atau SPPG?
BGN Klaim Hemat Anggaran Rp 5 Triliun Berkat Libur Program MBG Selama Lebaran
Terciduk Buka Tablet saat Rapat, Kepala BGN Jambi Bantah Main Game: Itu Aplikasi Pekerjaan