BGN Janji Perketat Pengawasan MBG, Pastikan Tak Ada Lagi Kasus Kecelakaan Pangan

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 13 November 2025 | 22:09 WIB
Kepala BGN ungkap program MBG butuh anggaran tambahan, janjikan pengawasan hingga tidak ada lagi kasus kecelakaan pangan. (Instagram.com/@badangzinasional.ri)
Kepala BGN ungkap program MBG butuh anggaran tambahan, janjikan pengawasan hingga tidak ada lagi kasus kecelakaan pangan. (Instagram.com/@badangzinasional.ri)

SENAYANPOST - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan bahwa serapan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pertengahan November 2025 telah mencapai 61 persen dari total pagu.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan setelah sebelumnya sering terjadi kecelakaan pangan.

Lebih lanjut, Dadan melanjutkan bahwa tambahan anggaran untuk menutup kebutuhan operasional hingga akhir tahun.

"Sesuai dengan rencana kita, anggaran kita sudah terserap sampai hari ini Rp43,4 triliun, itu sudah mencakup 61 persen," ujar Dadan kepada wartawan pada Rabu, 12 November 2025.

Dadan menambahkan, untuk kategori bantuan pemerintah, serapan anggaran baru mencapai 36,23 persen dari total pagu Rp51,2 triliun.

Baca Juga: MBG dan Kebutuhan Pangan RI: Akankah Potensi Ekonomi Rp86 Triliun Samai Level 6 Negara Pendahulunya?

Artinya, masih terdapat ruang cukup besar yang perlu dikelola dengan efisien menjelang penutupan tahun anggaran.

"Sementara untuk bantuan pemerintahnya dari pagu anggaran 51,2 itu sudah terserap 36,23," lanjut Dadan.

"Jadi untuk 50 hari ke depan masih tersisa kurang lebih Rp14 triliun," tambahnya.

BGN Prediksi Butuh Tambahan Dana Rp29,5 Triliun

Menurut Dadan, kebutuhan dana hingga akhir tahun justru bisa melampaui angka tersebut.

Kepala BGN itu memperkirakan bahwa di sisa waktu 50 hari terakhir, program Makan Bergizi Gratis akan memerlukan tambahan sekitar Rp29,5 triliun agar pelaksanaan di lapangan tetap berjalan optimal.

Baca Juga: 10 Ribu Anak Kini Jadi Korban Keracunan MBG: BGN Curhat Tutup Ratusan Dapur SPPG, Chef Profesional Serukan Contoh Jepang

"Kemungkinan kita akan membutuhkan anggaran biaya tambahan karena di 50 hari terakhir untuk bantuan pemerintah membutuhkan 29,5 triliun," ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X