Pasca Insiden Keracunan Siswa TK, Kasatgas MBG Pemalang Tegur Keras Dapur SPPG Bumirejo

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Minggu, 15 Maret 2026 | 08:19 WIB
Ketua Satgas MBG Pemalang Nurkholes saat memberikan keterangan penghentian operasional SPPG Bumirejo kepada sejumlah wartawan. (ERAPOS ONLINE)
Ketua Satgas MBG Pemalang Nurkholes saat memberikan keterangan penghentian operasional SPPG Bumirejo kepada sejumlah wartawan. (ERAPOS ONLINE)

SENAYANPOST – SPPG Pelita Prabu Bumirejo, Kecamatan Ulujami mendapat teguran dan dihentikan sementara oleh Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pemalang, Nurkholes. Keputusan itu diambil Kasatgas setelah adanya dugaan keracunan MBG yang dialami salah satu siswa TK Pertiwi Desa Blendung, belum lama ini.

Nurkholes mengatakan, bahwa SPPG Bumirejo tidak diperbolehkan beroperasi selama proses penyelidikan berlangsung, pasca insiden keracunan.

‎“Hari ini memang tidak membagi makanan. Dihentikan dahulu karena ini dalam investigasi,” kata Nurkholes usai melakukan sidak di dapur SPPG Bumirejo, Jumat, (13/3/2026).

‎Menurut Wakil Bupati Pemalang itu, proses investigasi diperkirakan berlangsung selama dua hingga tiga hari. Dalam kurun waktu tersebut, sejumlah sampel makanan akan diperiksa di laboratorium untuk mengetahui secara pasti penyebab dugaan keracunan.

Baca Juga: Yen Palestine Iso Gemuyu, Niat Tulus Presiden Prabowo

‎Pemerintah Kabupaten Pemalang memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh SPPG agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

”Ini benar-benar kejadian yang tidak boleh terulang lagi. Semoga ini nanti bisa kami evaluasi semua SPPG,” ujarnya.

‎Ia menegaskan, apabila ditemukan dapur SPPG yang tidak memenuhi standar operasional prosedur (SOP), pemerintah daerah tidak segan untuk menutup operasionalnya.

‎“Kami berharap masukan dari masyarakat. Kalau ada dapur yang tidak benar, informasikan saja kepada kami, karena kami sudah ada kewenangan untuk melaporkan ini dan bisa untuk menutup,” tegasnya.

Baca Juga: Analisis Strategi dan Opsi Kebijakan Buntut Eskalasi Konflik di Iran

‎Menurutnya, langkah tegas perlu dilakukan demi melindungi para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis.

‎“Ini sanksi yang tegas, karena kita akan memperhatikan penerima manfaat, karena ini yang paling utama,” tambahnya.

Meski sudah diberhentikan sementara oleh Kasatgas, SPPG Bumirejo tetap mendistribusikan MBG ke sekolah di hari Jum'at (13/3/2026) dan Sabtu (14/3/2026).

Berdasarkan penelusuran wartawan Erapos Online di lapangan, SPPG Bumirejo mendistribusikan menu rapel untuk empat hari ke depan pada Sabtu ke sekolah. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X