“Penyintas di Lhok Pungki yang satu dusun mereka hanyut butuh segera mendapat huntara,” sambungnya.
Sementara itu, menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, jumlah pengungsi aktif ada sekitar 5.269 Kepala Keluarga (KK) atau 19.236 jiwa yang tersebar di 94 titik lokasi pengungsian.
Lebih lanjut, jumlah pengungsi di Kecamatan Sawang saat ini ada sekitar 609 KK atau 2.155 jiwa dengan target pembangunan huntara sebanyak 241 unit di tahap pertama.
BPBD menyebut bahwa ada kendala lahan untuk pembangunan huntara, sehingga prosesnya menjadi lebih panjang.
Dusun Lhok Pungki, Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara hilang saat banjir menerjang daerah tersebut.
Ada sekitar 489 jiwa di Dusun Lhok Pungki yang terdampak banjir.
Sebagai tambahan informasi, Lhok Pungki sudah tergenang banjir sejak 22 November 2025 atau seminggu sebelum banjir besar disertai tanah longsor menghantam wilayah Aceh lainnya pada 26 November 2025.(*)
Artikel Terkait
Relokasi Korban Terdampak Longsor Cilacap, Pemda Siapkan Lahan 3,5 Hektare untuk Huntara
Update Bencana Agam Sumatera Barat: 192 Tewas, 72 Hilang, BNPB Bangun Huntara dan Kerahkan Alat Berat
Huntara Sumbar Dikebut: Padang Pariaman Hampir Rampung, TNI-Polri Turun Tangan
Baru Sepekan Diresmikan, Kawasan Huntara di Palembayan Agam Terendam Banjir Luapan Air Hujan
Influencer Vilmei Ceritakan Kondisi Aceh usai Bencana, dari Sekolah Darurat hingga Hunian Sementara