Program MBG Selamatkan Petani NTT: Hasil Panen Terserap, Pendapatan Naik Tiga Kali Lipat

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Minggu, 15 Februari 2026 | 15:42 WIB
Samuel Surodadi, petani Desa Kadiwano. (Promedia)
Samuel Surodadi, petani Desa Kadiwano. (Promedia)

Baca Juga: Presiden AS Donald Trump Sebut Washington akan Kirim Kapal Induk USS Gerald R Ford ke Timur Tengah

Total ada 21 petani yang tergabung di Gapoktan Bina Kasih. Mereka tersebar di sembilan desa.

“Nanti kami bagi, siapa yang kasih masuk pisang. Biar petani semua merasakan juga manfaatnya,” katanya.

Sejauh ini, Gapoktan Bina Kasih masih memasok kebutuhan sayuran ke satu dapur MBG, yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kadi Wano.

Kebutuhan berkala untuk sayuran di SPPG ini meliputi buncis sebanyak 70 kilogram (kg), kacang panjang 70 kg, wortel 40 kg, jagung manis 40 kg, labu siam 80 kg, sawi 100 kg, kentang 10 kg, dan mentimun 80 kg.

Samuel berterima kasih kepada Prabowo yang telah mencetuskan program MBG. Dia berharap dapur MBG bisa terus beroperasi memberikan makanan bergizi bagi anak-anak NTT.

"Karena ini untuk kecerdasan kami, masyarakat. Dengan anak-anak kami,” ujar dia. *

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X