Rumah Dipenuhi Lumpur, Ibu-ibu di Tambun Utara Bekasi Luapkan Emosi Akibat Banjir Berulang

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:37 WIB
Menyoroti ungkapkan kekesalan warga di Bekasi, Jawa Barat, setelah bencana banjir menggenangi wilayahnya. (Instagram.com/@bekasi.kita)
Menyoroti ungkapkan kekesalan warga di Bekasi, Jawa Barat, setelah bencana banjir menggenangi wilayahnya. (Instagram.com/@bekasi.kita)

SENAYANPOST - Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Bekasi, Jawa Barat, tengah menuai sorotan sebagian publik di media sosial.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah berupaya membongkar bangunan liar yang berdiri di kawasan bantaran Kali Bekasi demi mengurangi luapan banjir ke area permukiman warga.

Terlebih, Pemkot Bekasi juga dilaporkan telah melakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC) untuk melakukan pembangunan ulang bangunan di daerah aliran sungai.

Terkini, sebagian publik tengah ramai menyoroti keluhan seorang mpok alias ibu-ibu di Bekasi yang rumahnya terendam banjir.

Dalam unggahan Instagram @bekasi.kita, pada Sabtu, (31/1/26), seorang ibu itu memperlihatkan rumahnya yang digenangi banjir beserta lumpur di kawasan Kampung Tambun Tua, Desa Srimukti, Tambun Utara, Bekasi.

Mpok asal Bekasi itu mengabarkan kondisi rumahnya dengan logat khas betawi atas insiden tersebut.

"Nih kita mengabarkan, banjirnya sudah surut, sudah tinggal semata kaki," tuturnya.

Dalam unggahan tersebut, sang ibu terlihat dengan sabar menuturkan tentang berbagai barang rumah tangganya yang terendam banjir.

"Kotor sekali banjirnya tuh, sampai ada lumpurnya. Kalau digosok nanti bertebaran ke mana-mana lumpurnya," terangnya.

Seolah memberikan nasihat pada anaknya, emak-emak di Bekasi itu lantas memberikan peringatan terakhir pada air banjir yang masuk ke rumahnya.

"Sudah kamu banjir, cukup sampai di sini ya," jelasnya.

Tak cukup sampai di situ, ibu-ibu asal Bekasi itu juga mengungkapkan banjir yang menggenangi wilayahnya sudah terjadi 3 kali dalam sebulan terakhir.

"Awas ya, kamu banjir, kalau sampai mampir lagi, lihat saja nanti," ucap sang ibu dengan nada tinggi.

Luapan emosi dari ibu-ibu di Bekasi itu lantas viral di media sosial, hingga menuai ragam reaksi dari warganet.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X