Pascabanjir November 2025, Warga Dusun Sidodadi Aceh Tamiang Masih Harus Melangsir Air Bersih Sehari Dua Kali

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 27 Januari 2026 | 21:09 WIB
Warga Dusun Sidodadi di Aceh Tamiang masih harus berjuang mendapatkan air bersih setelah November lalu dilanda banjir dan tanah longsor. (Instagram.com/@faza.fauzan_)
Warga Dusun Sidodadi di Aceh Tamiang masih harus berjuang mendapatkan air bersih setelah November lalu dilanda banjir dan tanah longsor. (Instagram.com/@faza.fauzan_)

"Mau nyuci harus langsir, mau mandi langsir, semua langsir," sambungnya.

Sebelumnya, sejumlah warga di Aceh Tamiang kota sempat mengungkapkan saat ini mereka mengalami krisis air minum.

Warga mengatakan bahwa dulu masih banyak bantuan air bersih yang datang, tapi kini mulai berkurang.

Baca Juga: Gotong Royong dengan Masyarakat di Aceh, TNI Bersihkan Rumah Warga hingga Sekolah dari Lumpur

Penanganan Pemulihan Air Bersih di Aceh

Menurut catatan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), kerusakan infrastruktur air minum akibat bencana di Provinsi Aceh cukup luas.

Pasalnya, sebanyak 52 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) telah terdampak, yang tersebar di 11 kabupaten dan kota di wilayah provinsi tersebut.

Total kapasitas air yang terganggu mencapai 2.151 liter per detik, sehingga mengancam pasokan air bersih bagi masyarakat.

Hingga kini, penanganan dilakukan secara bertahap dengan berbagai pihak terkait.

Tak hanya dari pemerintah, tim relawan dari berbagai organisasi juga telah membangun beberapa sumur bor agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan air bersih.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X