Video viral yang sudah diputar lebih dari 240 ribu kali penayangan itu mendapat respons dari Dedi Mulyadi.
"Yang terhormat para developer perumahan, silakan temui para konsumen Anda dan mari kita duduk bersama dengan pemerintah untuk mencari solusi. Bukankah salah satu promo saat penjualan adalah 'Bebas Banjir'?" tulis KDM dalam unggahannya di Instagram @dedimulyadi71 pada Jumat, 23 Januari 2026.
KDM meminta para developer untuk mendatangi para konsumen perumahannya alih-alih sibuk mengurusi izin pembangunan baru lainnya.
"Kita tahu banjir yang melanda Bekasi paling banyak dialami oleh perumahan-perumahan yang dulu menjanjikan, sebagai kawasan bebas banjir," ucap KDM dalam videonya.
"Dan yang paling prihatin adalah saat warga perumahan mengalami kebanjiran, developer yang dulu mempromosikan sebagai kawasan yang nyaman dan aman bagi hunian, tidak pernah datang menemui para konsumennya yang hari ini berteriak-teriak, mereka lebih sibuk untuk mengajukan izin baru," paparnya.
Adapun KDM dengan tegas meminta para developer tersebut untuk mencari solusi bersama pemerintah.
"Jangan segala sesuatu dibebankan kepada pemerintah. Jangan segala sesuatu dibebankan semuanya kepada pemerintah karena bagaimana pun ketika mengembangkan perumahan pasti dulu mendapatkan keuntungan," tegasnya.***
Artikel Terkait
3 Poin Aspirasi Mahasiswa di Kalsel ke Wapres Gibran, dari Skandal Izin Tambang hingga Minimnya Sumur Resapan Banjir
Bertaruh Nyawa Terjang Banjir, Relawan NTT Gotong Makan Bergizi Gratis Seberangi Sungai
Ikut Misi Memasak di Aceh Tamiang, Chef Togap MCI Bagikan Momen Bahagia Bantu Korban Banjir Lewat Makanan
Warga Aceh Masih Berjibaku dengan Lumpur Bekas Banjir, Mendagri Tito Target Kebut Pembersihan Sebelum Ramadan
Sebulan Sebelum Ramadan, Warga Pidie Jaya Aceh Ini Pasrah Rumah Masih Penuh Lumpur Bekas Banjir