"Satu bulan gelap, nggak ada lampu sampai detik ini," lanjutnya.
Kondisi Desa Babo, Wilayah di Aceh Tamiang yang Terisolir
Menurut keterangan unggahan istri Gubernur Aceh, Marlina Usman, Desa Babo yang ada di Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang dihantam banjir setinggi 15 meter saat air datang menerjang pemukiman warga.
Baca Juga: Kearifan Lokal Desa Sekumur: Manfaatkan Pasir dan Batu Jadi Saringan Air Alami di Aceh Tamiang
Rumah-rumah warga ikut terseret arus air yang datang dengan derasnya kala itu, menyebabkan aktivitas warga dan perekonomian lumpuh total.
Sementara itu, menurut catatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada dua penambahan korban meninggal dunia di Aceh dan Sumatera Barat.
Sehingga, per 26 Desember 2025, korban meninggal dunia dalam banjir Sumatera sebanyak 1.137 orang dan 163 lainnya masih dinyatakan hilang.
Adapun warga terdampak yang mengungsi, di 3 provinsi kini berjumlah 457.255 jiwa.***
Artikel Terkait
Berenang Selamatkan Puluhan Korban Banjir di Aceh Tamiang, Sertu Giman: Saya Hampir Pingsan, Tapi Allah Beri Kekuatan
Potret Pilu Pasca-Banjir: Warga Aceh Tamiang Gunakan Air Resapan Sungai yang Kecokelatan
Kearifan Lokal Desa Sekumur: Manfaatkan Pasir dan Batu Jadi Saringan Air Alami di Aceh Tamiang
Krisis Air Aceh Tamiang: Warga Gunakan Air Genangan Bekas Pabrik Demi Bertahan Hidup
Progres Pembersihan Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang, Terus Berjalan Meski Minim Penerangan