Tim BNPB terus melakukan pemantauan distribusi logistik di Posko Utama Kabupaten Agam di Lubuk Basung, berkoordinasi terkait perbaikan jalur transportasi, serta memonitor pembangunan huntara, termasuk pekerjaan cut and fill, pemasangan dinding GRC, pondasi, hingga penambahan alat berat.
Namun, proses pengecoran huntara masih terkendala keterbatasan pasokan air.
Rekomendasi BNPB
BNPB merekomendasikan penyediaan sumber air yang memadai untuk percepatan pembangunan huntara dan penambahan tenaga tukang sipil sebanyak enam orang.
Pemerintah daerah bersama BNPB terus mengupayakan percepatan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana agar masyarakat Kabupaten Agam dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.***
Artikel Terkait
Jembatan Terputus Akibat Banjir Bandang, Warga Desa di Bireuen Aceh Seberangi Sungai dengan Peralatan Seadanya
Influencer Vilmei Kisahkan Warga di Aceh Tamiang yang Tak Menyerah Meski Wilayahnya Hancur Diterjang Banjir Bandang
Komentar Ferry Irwandi soal Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera Usai Salurkan Donasi Rp10 Miliar
Kilau di Balik Duka: Warga Aceh Temukan Diduga Butiran Emas di Sisa Lumpur Banjir
Minta Sajadah ke Relawan, Bocah Pengungsi Aceh Ini Curhat Miliknya Hanyut saat Banjir Bandang Sumatera