CEO Malaka Project itu menyebut, mereka datang dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat publik, artis, dokter, hingga influencer.
Menurut Ferry, tim relawan yang dibantu pihak TNI-Polri juga saling bahu-membahu untuk membantu para korban bencana di Sumatera.
"Saya melihat juga banyak pihak yang datang ke sana, lalu mereka menangis melihat keadaannya," terangnya.
"Tidak mungkin tidak ada yang tidak nangis, tapi kita di sana benar-benar saling bantu satu sama lain," tegas Ferry.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Sumatera Masuk Ranah Pidana, Satgas PKH Sebut Banyak Perusahaan Terindikasi
Menjaga Moral, Bukan Saling Menyalahkan
Ferry memastikan, pihaknya saling bekerja sama untuk tetap menjaga semangat hidup para korban di tengah sulitnya akses jalan hingga jaringan internet usai dilanda bencana.
"Tapi yang sangat kita perhatikan di sana, yaitu kita di sana juga menjaga moral mereka agar tetap tenang dan pulihkan wilayahnya bersama-sama," jelasnya.
Di sisi lain, Ferry menyoroti narasi-narasi yang terkesan mengadu domba justru dinilai hanya akan memperburuk suasana.
"Cukup itu saja, semuanya di sana kompak, saling membantu satu sama lain. Tidak ada yang saling menyalahkan atau saling berebut dapat bantuan," terangnya.
"Jadi berhentilah membuat narasi yang buruk, yang hanya membuat mental kita jatuh," tambah Ferry.***
Artikel Terkait
Soroti Beda BPS vs Bank Dunia, Pengamat Ekonomi Ferry Latuhihin Ingatkan Publik Tak Terjebak Data Kemiskinan RI
Drama Panas Ferry Irwandi vs Gusti Aju Dewi: Adu Gengsi Akademik si Influencer Kritis dengan sang Pionir Grafolog
Menanti Geliat Afriansyah Ferry Noor Pulihkan Reputasi Kemenaker yang Kini Dibayangi Skandal Korupsi Immanuel Ebenezer
Cerita Ferry Irwandi saat Beri Bantuan Senilai Rp10 Miliar untuk Korban Banjir Bandang di Aceh Tamiang
Anggota DPR Endipat Wijaya Nyinyir Ferry Irwandi, Gibran Rakabuming Justru Apresiasi, Aksi Nyata!