"Aceh adalah rahim para pejuang, bangsa yang paling sulit ditaklukkan. Bangun Mualem, kalau pemimpin menangis kami masyarakat lemah Mualem," pungkasnya.
Momen ini menjadi cerminan bahwa dalam situasi bencana, dukungan dan ketegaran hati bisa datang dari arah mana saja, membuktikan bahwa jiwa pejuang masyarakat Aceh tetap membara.***
Artikel Terkait
Pakaiannya Hanyut Dibawa Banjir, Senyum Polos Pengungsi Cilik Aceh Minta Baju
Setelah Viral Angkut Beras untuk Korban Banjir di Sumbar, Menko Zulhas Kini Susuri Pesisir Aceh Utara
Sinyal Masih Sulit, Relawan Berhasil Bantu Ibu Asal Aceh Tamiang Video Call Anaknya: Mamak di Sini Aman
Momen Relawan Terharu Mendapat Makanan dari Pengungsi Aceh: Harusnya Kami yang Banyak Membantu
Sempat Dikunjungi Presiden Prabowo, Jembatan Bailey Teupin Mane Rampung Dibangun dan Bisa Dilewati Warga Aceh