Para calon pengantin yang menjadi korban, kata Iman terpengaruh oleh promo paket pernikahan murah dengan fasilitas mewah.
"Ada yang ditawarkan kepada para korban ini dalam bentuk fasilitas, pertama adalah paket murah. Kemudian dari paket murah tersebut ada fasilitas lain yang ditawarkan," terang Iman.
"Misalnya tempat pelaksanaan pernikahan yang fantastis, kemudian ada paket liburan ke tempat-tempat yang ditawarkan para tersangka, ke Bali misalnya dengan paket honeymoon," sambungnya.
Promosi penawaran tersebut menurut Iman menjadi hal yang menarik para korban untuk mau menggunakan jasa WO milik Ayu Puspita.
Mengenai kerugian yang dialami korban, Iman mengungkapkan ada perbedaan nominal.
"Kerugian masing-masing korban cukup variatif karena mereka dimintakan membayar DP lebih dulu, sehingga kerugiannya cukup variatif," ucapnya.
"Ada yang dari Rp40 juta, Rp60 juta, kemudian nanti ada penawaran lagi apabila para korban melunasi sebelum waktunya maka akan memperoleh keuntungan lain. Itu yang membuat para korban tertarik," paparnya.
Dugaan Skema Ponzi dalam Kasus Penipuan WO Ayu Puspita
Lebih lanjut, dugaan adanya skema ponzi turut disinggung oleh Iman saat bertemu dengan awak media.
Kata Iman, Ayu Puspita menjalankan bisnis WO miliknya dengan sistem gali lubang tutup lubang untuk menutupi kecurigaan korban.
"Untuk menutupi kegiatan yang daftar lebih dulu, karena nilainya murah, dia akan menutupi dengan pendaftar berikutnya. Begitu pun selanjutnya, jadi pada akhirnya setelah berjalan menjadi satu kerugian yang besar," imbuhnya.
Baca Juga: Terjemahan Lirik Lagu Promise, Doyoung NCT, Cinta untuk Fans Sebelum Wamil
Total kerugian pada kasus ini mencapai lebih dari Rp11,5 miliar dan menurut Iman, pemilik WO yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tak bisa memenuhi kewajiban untuk mengembalikan dana.
Sementara itu, sudah ada 207 korban yang melaporkan tindakan urang dari WO dan polisi pun telah menetapkan dua tersangka, yakni pemilik, Ayu Puspita serta satu orang lainnya bernama Dimas yang berperan sebagai pegawai.
Artikel Terkait
Forum Solidaritas Dharma Ayu Demo Ponpes Al Zaytun Indramayu, Polisi Turunkan 1.200 Personel
Lirik Lagu Sesal, Salma Salsabil, Ditulis Besama Widya Ayu Permatasari, dan Bimantoro Prasetyo.
Sebelum Hotman Paris Ungkap Sosok Ayah Kandung dari Anak Lisa Mariana, Ayu Aulia Bongkar Sosoknya
Iming-iming Pernikahan Mewah, Polisi Ungkap Skema Ponzi WO Ayu Puspita yang Akhirnya Terbongkar
Setelah Viral Angkut Beras untuk Korban Banjir di Sumbar, Menko Zulhas Kini Susuri Pesisir Aceh Utara