3 Poin Arahan Prabowo Terkait Penanganan Bencana Sumatera: Daerah Terisolasi hingga Distribusi Listrik dan BBM

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Minggu, 7 Desember 2025 | 15:01 WIB
Presiden Prabowo Subianto berikan tiga arahan terkait bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto berikan tiga arahan terkait bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera. (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Percepatan Pasokan Listrik-BBM

Dalam rapat itu, Prabowo juga meminta percepatan pemulihan akses jalur darat yang terputus akibat rusaknya sejumlah ruas jalan dan jembatan.

Prasetyo menyebut, Presiden RI itu juga menekankan pentingnya memperlancar suplai logistik, termasuk bahan bakar minyak (BBM), yang distribusinya sempat terhambat.

Baca Juga: Bupati Aceh Timur Ceritakan Momen Mencekam saat Warganya 3 Hari Terjebak Banjir Bandang: Jika Tak Diterobos, Mereka Kelaparan

"Bapak Presiden langsung memberikan petunjuk untuk mempercepat daerah-daerah yang masih terisolir," ungkap Prasetyo.

"Kemudian juga mempercepat untuk distribusi BBM yang karena beberapa jalur terputus, sehingga distribusi terganggu," sambungnya.

Pemulihan listrik di daerah terdampak juga tak luput dari perhatian Prabowo, serata meminta jaringan internet dapat dipulihkan dengan cepat.

"Tadi ada Dirut PLN, Presiden meminta untuk dalam dua hari ke depan diharapkan seluruh wilayah di tiga provinsi listrik sudah bisa menyala," tutur Prasetyo.

Rapat Darurat demi Pulihnya Bencana

Prasetyo menambahkan, Prabowo terus memantau perkembangan situasi dari waktu ke waktu.

Baca Juga: Sumatera Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor, Cak Imin: Kiamat Sudah Terjadi Akibat Kelalaian Kita Sendiri

Presiden juga menyatakan kesiapan untuk kembali meninjau langsung daerah bencana apabila kondisi memungkinkan.

"Jika memungkinkan, Bapak Presiden ada keinginan untuk kembali berkunjung ke daerah terdampak bencana," tegas Prasetyo.

Dalam kesempatan terpisah, Prabowo sebelumnya meminta maaf kepada para menterinya karena kerap memanggil mereka untuk rapat pada akhir pekan.

Ketum Gerindra itu juga sempat berencana menghentikan kebiasaan itu pada 2026, namun membatalkannya setelah menerima video tentang anak-anak sekolah yang masih harus menyeberangi sungai tanpa jembatan yang layak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X