Kapal-kapal itu diturunkan dalam misi kemanusiaan ini adalah KN SAR Purworejo 101 dan KN Antares milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub RI.
Teuku memastikan, semua logistik yang terkumpul dari berbagai lembaga dan elemen masyarakat Kota Banda Aceh telah dimuat dengan aman.
“Kami memastikan bantuan ini segera sampai ke tangan masyarakat terdampak. Logistik yang dibawa ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak di Banda Aceh,” ujar Teuku Faisal dalam pernyataan resminya, pada Selasa, 2 Desember 2025.
2 kapal besar itu diketahui membawa berbagai kebutuhan vital, seperti makanan, obat-obatan, tenda, pakaian, alat komunikasi, dan genset.
Tujuan utama pengiriman ini adalah wilayah pesisir timur Aceh, dengan titik bongkar terpusat di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara.
Selain itu, tim gabungan juga telah berhasil mendistribusikan bantuan untuk Kabupaten Aceh Timur di Kuala Idi.
Proses penyaluran di wilayah ini menggunakan kapal nelayan yang keamanannya diawasi ketat oleh personel gabungan dari TNI Angkatan Laut dan Koprd Kepolisian Perairan dan Udara (Airud) wilayah Aceh Timur.***
Artikel Terkait
Pantau Langsung Penanganan Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumut, Prabowo Pastikan Pasokan BBM Lancar ke Lokasi Bencana
Bantuan untuk Tapteng dan Sibolga Lewat Jalur Aceh, Pemprov Sumut Minta Masyarakat Bersabar
4 Kampung Tersapu Banjir Bandang di Aceh, Bak Tsunami Kedua usai Tragedi 2004 Silam
Upaya Pemulihan Aceh Tamiang Dipercepat: Akses Dibuka, Bantuan Dikirim Lewat Sungai dan Airdrop
Upaya Penyaluran Bantuan di Aceh Terbatas, 42 Titik Jalan dan Jembatan Putus Ganggu Akses Utama