Bupati Aceh Timur Ceritakan Momen Mencekam saat Warganya 3 Hari Terjebak Banjir Bandang: Jika Tak Diterobos, Mereka Kelaparan

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Kamis, 4 Desember 2025 | 19:09 WIB
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky ungkap momen mencekam warga saat terjebak banjir bandang belum lama ini. (Dok. Pemprov Aceh)
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky ungkap momen mencekam warga saat terjebak banjir bandang belum lama ini. (Dok. Pemprov Aceh)

Sebelumnya, Tim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur dilaporkan telah menerobos wilayah yang terisolasi akibat banjir untuk mengantarkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat.

Bupati Aceh Timur: Jika Tak Diterobos, Mereka Kelaparan

Iskandar mengungkapkan momen saat pihaknya berupaya menerobos akses yang terputus untuk menyelamatkan warganya yang terjebak banjir bandang saat itu.

"Jika pemerintah daerah tidak berupaya menerobos, ribuan warga yang wilayahnya terisolasi karena banjir akan kelaparan," kata Iskandar.

Baca Juga: 4 Kampung Tersapu Banjir Bandang di Aceh, Bak Tsunami Kedua usai Tragedi 2004 Silam

Hingga kini, penyaluran bantuan kemanusiaan telah dilakukan di 4 kecamatan di wilayah Aceh Timur yang terisolasi akibat banjir, yakni Kecamatan Serbajadi, Kecamatan Peunarun, Kecamatan Simpang Jernih, dan Kecamatan Pante Bidari.

Tim dibagi menjadi 4 kelompok masing-masing menyalurkan ke empat kecamatan terisolasi akibat banjir tersebut agar bantuan berupa kebutuhan pokok, air mineral, dan obat-obatan tersalurkan.

Iskandar menyebut, masih banyak warga yang wilayahnya terisolasi akibat banjir dan belum tersentuh bantuan sejak akses darat lumpuh total akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.

Bupati Aceh Timur itu Usman mengatakan, untuk menuju wilayah terisolasi, dirinya bersama rombongan menggunakan kendaraan taktis. Rombongan sempat terjebak di beberapa titik hampir 2 jam.

Baca Juga: Bantuan untuk Tapteng dan Sibolga Lewat Jalur Aceh, Pemprov Sumut Minta Masyarakat Bersabar

"Kami menerobos dua kecamatan, yaitu Peunaron dan Serbajadi, karena menjadi daerah paling parah terdampak banjir bandang," ungkap Iskandar.

"Longsoran tanah menutup seluruh akses jalan utama, sementara beberapa jembatan putus tersapu arus sungai yang meluap," sambungnya.

Sebelumnya, proses distribusi bantuan untuk korban bencana hidrometeorologi di Aceh terus digencarkan, terlebih melalui jalur laut.

2 Kapal Besar Pengangkut Tiba di Pesisir Timur Aceh

Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, Teuku Faisal memantau langsung proses muat logistik bantuan ke 2 kapal besar milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, pada Selasa, 2 Desember 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X