Untuk menjangkau wilayah tersebut, Basarnas telah mengerahkan helikopter guna mengevakuasi korban serta mendistribusikan bantuan darurat.
Operasi SAR Paling Berat: Multi-Bencana dan Tim Mengalami Kelelahan
Syafii menjelaskan bahwa operasi SAR kali ini merupakan salah satu yang paling menantang karena bersifat multi-bencana, banjir, banjir bandang, lumpur, hingga longsor, yang terjadi beruntun dan saling memicu.
Baca Juga: Zulkifli Hasan Dicap Pencitraan, Bawa Beras sampai Bersihkan Rumah Korban Bencana Sumatera
"Kondisi bencana yang terjadi, memerlukan effort yang agak ekstra di mana tidak seperti kalau misalkan kita mengalami kedaruratan di gedung atau di titik khusus," katanya.
Perwira Tinggi Angkatan Udara itu menegaskan bahwa para personel SAR menghadapi medan sulit, cuaca ekstrem, dan kelelahan fisik akibat operasi yang berlangsung tanpa jeda.
Prioritas: Assesmen Udara dan Distribusi Logistik
Basarnas saat ini fokus pada percepatan assesmen kondisi lapangan melalui pemantauan udara untuk memastikan proses evakuasi tepat sasaran.
"Prioritas operasi yang kami laksanakan saat ini yaitu melaksanakan assesmen cepat menggunakan udara," tegas Syafii.
Baca Juga: Sosok Harrison Ford, Aktor Star Wars Kritik Zulkifli Hasan Soal Penggundulan Hutan di Riau
Selain evakuasi, Basarnas juga mengambil peran dalam distribusi logistik, terutama ke wilayah yang tidak dapat dijangkau melalui jalur darat.
"Begitu juga kami membantu pemerintah untuk distribusi logistik baik itu menggunakan heli maupun kapal di mana titik-titik yang belum terjangkau dengan menggunakan akses jalan darat," imbuhnya.
Operasi Bisa Dihentikan Jika Tidak Lagi Efektif
Syafii juga menegaskan bahwa keputusan penghentian operasi SAR akan dilakukan apabila pencarian sudah tidak memungkinkan lagi secara teknis maupun efektivitas.
"Apabila korban sudah tidak efektif lagi untuk dicari, atau mungkin kemampuan yang tidak mungkin dilakukan, biasanya di situlah kami akan menghentikan operasi," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Banjir Bandang Rendam Puluhan Kabupaten dan Kota di Aceh hingga Sumbar, Total Korban Meninggal Dunia Kini Capai 303 Jiwa
Pantau Langsung Penanganan Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumut, Prabowo Pastikan Pasokan BBM Lancar ke Lokasi Bencana
Tanggapi Status Bencana Nasional usai Banjir Bandang Melanda di Sumatera, Mendagri: Belum, tapi Sudah All Out
Salah Kostum? Verrell Bramasta Pakai Rompi Antipeluru Bordir Nama untuk Sapa Korban Banjir Sumatera
Telkomsel Siaga Peduli: Internet, Telepon, SMS Gratis untuk Korban Bencana Banjir Bandang Sumatera, Ini Kode Rahasianya!