Situasi ini memaksanya mengambil keputusan darurat dalam waktu yang sangat pendek.
“Setelah kehilangan tenaga, kami langsung mencari area yang paling memungkinkan agar bisa menyentuh tanah dengan aman,” jelas Eko.
Baca Juga: Lirik Lagu Sampai Jumpa, Afgan, Ditulis Bareng 3 Penyanyi Kawakan!
Diketahui, pesawat lepas landas dari Bandara Budiharto, Tangerang, menuju Bandara Cakrabuana, Cirebon, sekitar pukul 13.50 WIB sebelum mengalami gangguan tersebut.
Pematang Sawah Jadi Jalur Penyelamat
Dengan jarak pandang terbatas dan opsi pendaratan yang sempit, Eko memilih lahan persawahan di Dusun Waluya, Desa Kertawaluya, Karawang, sebagai titik aman.
Pendaratan berlangsung sekitar pukul 14.20 WIB, dan seluruh awak berhasil selamat tanpa mengalami luka serius.
Baca Juga: Lirik Lagu Masa Iya? Afgan, Baru Rilis!
Dugaan ‘Loss Power’ Jadi Fokus Investigasi Awal
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan menyebut gangguan teknis menjadi dugaan awal penyebab insiden tersebut.
“Diduga akibat teknikal error berupa ‘loss power’, kemudian pesawat mendarat darurat di pesawahan Dusun Waluya,” ungkap Hendra dalam pernyataan resminya, pada Jumat, (21/11/25).
Polisi telah melakukan pemeriksaan lokasi serta meminta keterangan para awak untuk menelusuri sumber gangguan.
Baca Juga: Tambang Nikel Malut: JATAM Ungkap Tata Kelola Semrawut dan Konflik Berlapis
Kerusakan Fisik Pesawat Jadi Bagian Analisis Teknis
Kendati tanpa korban, insiden ini memicu pentingnya standar keselamatan pesawat kecil yang beroperasi di rute pendek.
Artikel Terkait
Kecelakaan Pesawat Terbang Dalam Sepekan Terakhir
Harga Tiket Pesawat Domestik untuk Mudik Lebaran 2025 Turun Hingga 14 Persen
Kebakaran Pabrik Plastik di Sekitar Kawasan Bandara Soetta, 47 Pesawat Sempat Berputar-putar di Udara
Momen Spesial Raja Abdullah II Sambut Prabowo di Jordania, Kerahkan Pesawat Tempur hingga Disetiri ke Hotel
Mengenal Amiri Guard Qatar Sambut Langsung Presiden Prabowo Subianto dari Pesawat Kepresidenan RI