Dakwah Komunitas Muhammadiyah: Merangkul, Memberdayakan, dan Mencerahkan Umat

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Jumat, 10 Oktober 2025 | 21:04 WIB
Ketua LDK Muhammadiyah berbicara soal pentingnya toleransi antarumat beragama di forum nasional bersama tokoh dan mantan ekstremis. (muhammadiyah.or.id)
Ketua LDK Muhammadiyah berbicara soal pentingnya toleransi antarumat beragama di forum nasional bersama tokoh dan mantan ekstremis. (muhammadiyah.or.id)

Di tengah derasnya arus digitalisasi, LDK Muhammadiyah juga menyadari bahwa ruang dakwah kini meluas ke dunia maya. Media sosial, katanya, menjadi medan baru yang tak kalah penting dari ruang-ruang dakwah tradisional.

“Komunitas dunia maya menjadi prioritas dakwah kita. LDK berupaya menghadirkan narasi Islam yang mencerahkan dan menyejukkan untuk menandingi banjir konten negatif yang mengancam moral generasi muda,” tegas Arifin.

Tak hanya itu, dakwah komunitas Muhammadiyah juga menyentuh komunitas hobi, seperti BikersMu—komunitas motor yang menjadi media dakwah kreatif bagi generasi muda. Melalui kegiatan touring dakwah dan aksi sosial, para anggota diajak untuk menjadikan hobi sebagai sarana silaturahmi dan kebaikan.

“Kita tidak memisahkan dakwah dari gaya hidup, tetapi mengisinya dengan nilai Islam. Dakwah itu harus ramah, bukan marah,” ujarnya tersenyum.

Sementara itu, LDK juga aktif memberikan pendampingan kepada mantan narapidana terorisme (eks napiter). Melalui pendekatan yang humanis dan inklusif, mereka diarahkan untuk hidup rukun dan produktif di tengah masyarakat.

“Kita ingin membangun suasana damai, di mana semua bisa hidup berdampingan tanpa saling mencurigai atau memusuhi. Islam sejatinya adalah agama perdamaian dan persaudaraan,” tegasnya.

Menutup wawancara, Muchamad Arifin menegaskan bahwa seluruh kerja dakwah komunitas Muhammadiyah berakar pada nilai rahmatan lil ‘alamin — dakwah yang menghidupkan, memuliakan, dan memberdayakan umat manusia.

“Dakwah komunitas bukan hanya ajakan menuju kebaikan, tetapi juga perjuangan untuk menyalakan kembali harapan. Inilah dakwah yang mencerahkan semesta,” pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X