Kondisi Mama Lisa Usai Tari Anak Gajah Mati Mendadak di Taman Nasional Tesso Nilo

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 19 September 2025 | 07:02 WIB
Begini kondisi Mama Lisa setelah Tari seekor anak gajah yang mati mendadak di Taman Nasional Tesso Nilo. (Instagram.com/@btn_tessonilo)
Begini kondisi Mama Lisa setelah Tari seekor anak gajah yang mati mendadak di Taman Nasional Tesso Nilo. (Instagram.com/@btn_tessonilo)

SENAYANPOST - Balai Taman Nasional Tesso Nilo seminggu terakhir ini menjadi sorotan netizen.

Sebagaimana diketahui, salah satu anak gajah bernama Kalistha Lestari atau Tari ditemukan mati mendadak oleh mahout (pawang gajah) pada Rabu, 10 September 2025.

Netizen lalu bertanya-tanya bagaimana kondisi sang induk, Mama Lisa.

Baru-baru ini, Instagram Taman Nasional Tesso Nilo memberikan kabar terbaru mengenai Mama Lisa.

Baca Juga: Pawang Gajah Taman Nasional Tesso Nilo Ungkap Kondisi Mama Lisa Usai Kematian Mendadak Tari

"Setelah kepergian Dede Tari, Mama Lisa sempat menunjukkan tanda-tanda kesedihan dan kegelisahan yang mendalam. Seperti halnya seorang ibu yang kehilangan anak, Mama Lisa pun merasakan duka yang besar," bunyi pernyataan dalam Instagram @btn_tessonilo pada 18 September 2025, dikutip SenayanPost.com.

Menurut pengamatan, pada mulanya Mama Lisa mengira Tari hanya tidur seperti biasa.

"Awalnya, Mama Lisa mengira Dede Tari hanya tertidur seperti biasa. Ia setia menemani, berdiri di dekat tubuh kecil Tari, menunggu… berharap Tari akan bangun kembali. Namun, waktu berkata lain. Dede Tari telah pergi, meninggalkan Mama Lisa untuk selamanya," lanjutnya.

Setelah kepergian Tari yang baru berusia dua tahun tersebut, Mama Lisa terlihat lebih diam.

Baca Juga: Anak Gajah Tari Meninggal di Tesso Nilo, Balai Taman Nasional Usut Penyebabnya

"Kesedihan itu begitu terlihat dalam tatapan dan gerak tubuh Mama Lisa. Ia lebih diam, dan beberapa waktu enggan beranjak dari tempat terakhir Tari terbaring. Sebuah momen yang membuat kami semua terdiam karena kasih sayang ibu, rupanya tak mengenal batas spesies," ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, Tari ditemukan mati karena virus Elephant Endotheliotropic Herpes Virus (EEHV).

Virus ini mematikan yang menyerang anak gajah dengan sangat cepat dan sulit ditangani.

Lebih lanjut, virus tersebut menyerang organ hati Tari.

Baca Juga: Kilas Balik Hasan Nasbi yang Sempat Ajukan Pengunduran Diri dari Jabatan Kepala PCO, Baru ‘Dikabulkan’ Presiden Lewat Reshuffle

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Instagram @btn_tessonilo

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X