Agung Bagus juga meminta, agar driver ojek online yang beroperasi di Bali memakai kendaraan berpelat DK.
Hal itu dilakukan agar pajak kendaraan mereka, menjadi pendapatan bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.
"Biar nggak makan pasar dan mata pencaharian orang-orang KTP Bali. Kami memberi ruang yang lebih lebar untuk penduduk Bali yang membayar pajak di Bali," kata Politikus dari Partau Golkar tersebut.
Bahkan Agung Bagus berencana mengundang perusahaan ojek online untuk menyampaikan hal itu. "Harapannya bisa mengurangi kemacetan, persaingan, dan menyejahterakan masyarakat Bali," pungkasnya.***
Artikel Terkait
Wakil PPP Bertemu Ketum PDIP di Bali, Duet Ganjar-Sandiaga di Pilpres 2024 Segera Diumumkan
Simak Data yang Bikin Bali United Tak Lagi Disebut Tim Guling Guling FC
Lirik Lagu Demi Kowe dari Happy Asmara feat Gilga Sahid: Dik Aku Bali, Arep Nepati Janji
Abu Jenazah Dali Wassink Dilarung di Pantai Lembeng, Bali, Jennifer Coppen Ajak Pakai Dresscode Baby Blue
Pesona Patung Garuda Wisnu Kencana di Bali, Penghargaan Kekayaan Budaya Hindu di Indonesia
Gara-Gara Nyamuk Australia Keluarkan Travel Warning ke Bali