Dwi memprediksi landing-nya ini kira-kira sekitar tanggal 20 Desember sampai sekitar 29 Desember.
Di wilayah barat Indonesia, seruak dingin ini dalam skenario terburuk dapat menyebabkan banjir parah yang menerjang Jakarta pada 2020.
"Kemudian kalau saat landing ke Indonesia bagian barat yaitu Jawa Barat, Lampung, kemudian Banten, DKI. Skenario terburuk itu meningkatkan curah hujan dengan intensitas yang ekstrem," kata Dwikorita.
"Contoh yang sudah terjadi di tahun 2020 di bulan Januari kondisi terparah adalah Jabodetabek banjir saat itu. Itu akibat kami mendeteksi seruak udara dingin tadi," pungkasnya.***
Artikel Terkait
3 Rekomendasi Drama Korea Tentang Ibu di Netflix, Auto Banjir Air Mata
Jeje Tolak Makanan dari Syahnaz Sadiqah, Banjir Dukungan Netizen
Viral Banjir Bandang Terjang Kabupaten Lumajang hingga Jembatan Putus, Sepeda Motor Putih Jadi Sorotan
Lewat Telepon, Seorang Bidan Bantu Ibu Melahirkan yang Terjebak Badai Salju, Aksinya Banjir Pujian
Penanganan Banjir hingga Pengelolaan Sampah Jadi Tema Ketiga Debat Pilkada Jakarta 2024
Dharma Pongrekun soal Banjir Jakarta: Itu Hadiah dari Tuhan