SENAYANPOST - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta membuka posko aduan terkait adanya dugaan pencatutan NIK dalam Pilkada Jakarta 2024.
Posko aduan ini dibuka setelah Anies Baswedan mengaku NIK anaknya dicatut untuk pencalonan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana, salah satu calon independen yang akan maju Pilgub DKI Jakarta mendatang.
Sejauh ini, Bawaslu DKI Jakarta telah menerima sekitar 70 laporan terkait dugaan pencatutan NIK oleh calon independen Dharma Pongrekun dan Kun Wardana.
Baca Juga: Opini: Satupena di Tangan Midas
Lebih lanjut, Bawaslu tiap daerah di Jakarta telah membuka posko aduan termasuk di Jakarta Selatan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Bawaslu Jakarta Selatan, Atiq Amalia.
"Bawaslu Jakarta Selatan telah membuka posko pengaduan dan kawal hak pilih sampai ke tingkat kecamatan," kata Atiq Amalia pada 18 Agustus 2024, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Baca Juga: Apresiasi AM Hendropriyono, Gus Barra Siap Restorasi Peradaban Majapahit di Mojokerto
Atiq menyampaikan bahwa masyarakat bisa memasukkan NIK atau Nomor Induk Kependudukan untuk mengecek identitasnya.
Pengecekan ini dilakukan apakah benar terdaftar sebagai pendukung calon independen pada Pilkada Jakarta 2024, yaitu Dharma Pongrekun dan Kun Wardana.
Masyarakat DKI Jakarta bisa mengakses melalui LINK INI dengan memasukkan NIK yang dicari.
"Jika keberatan bisa melaporkan pada link berikut," lanjutnya.
Baca Juga: Ayah Cut Intan Nabila Geram Anaknya Jadi Korban KDRT Armor Toreador: Sangat Kecewa
Masyarakat bisa menyampaikan melaporkan lewat LINK INI jika merasa keberatan.
Artikel Terkait
Survei PEDAS: Anies Baswedan, Kaesang Pangarep, dan Ridwan Kamil Dominasi Eksposur di Pilkada Jakarta 2024
Kaesang Siap Berkompetisi dengan Anies Baswedan dan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta 2024
Era Politik Indonesia Sebut Ridwan Kamil Punya Citra Politik Bagus di Pilkada Jakarta 2024
Anies Baswedan Ditinggal PKS Jelang Pilkada Jakarta 2024? Ini Kata Jubir Muhammad Kholid
Ridwan Kamil Resmi Nyagub di Pilkada Jakarta 2024, Siap Jadi Pendukung Persija