Tidak Mengganggu Latihan, Dan Skadron 12/AJY TNI AD Dukung Lanud TNI AD Gatot Subroto Dikembangkan Menjadi Bandara Sipil

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Rabu, 31 Juli 2024 | 22:45 WIB

 

Menurutnya, justru Lanud TNI AD Gatot Subroto dapat dikembangkan lebih luas termasuk untuk pesawat berukuran besar.

 

“Kasawan sini dataran landai lebih luas sehingga bisa mengembangkan Lanud untuk bandara komersial yang lebih luas,” pungkasnya.

 

Lanud TNI AD Gatot Subroto sebelumnya merupakan landasan pacu buatan Jepang yang ditemukan oleh Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono saat menjabat sebagai Komandan Resor Militer (Danrem) Garuda Hitam Lampung ketika mencari sisa-sisa kelompok teroris pimpinan Warsidi yang berafiliasi dengan Negara Islam Indonesia (NII) pada akhir tahun 1989.

 

Saat itu, Bataliyon 143 pimpinan Kapten Sutomo menemukan landasan pacu buatan Jepang ini di desa Ramsai kecamatan Way Tuba kabupaten Way Kanan bagian utara provinsi Lampung. AM Hendropriyono bersama rakyat Way Tuba kemudian membersihkan landasan pacu tersebut hingga dikembangkan oleh TNI AD menjadi lapangan udara.

 

Saat ini, Lanud TNI AD Gatot Subroto digunakan sebagai tempat latihan Skadron 12/AJY yang melatih prajurit TNI AD sebelum diberangkatkan ke wilayah tugas seperti Papua dengan alutsista tempur berupa 3 (tiga) jenis helikopter yaitu helikopter Bell-412 EP, helikopter Fennec AS 550 dan helikopter BO-105. (Muqoddas)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X