Gegara 5 Warga NU Temui Presiden Israel, 'Netanyahu United' Viral di Media Sosial

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 15 Juli 2024 | 21:39 WIB
Lima warga NU diketahui telah temui Presiden Israel Isaac Herzog hingga viral Netanyahu United di media sosial. (Instagram.com/@zenmaarif)
Lima warga NU diketahui telah temui Presiden Israel Isaac Herzog hingga viral Netanyahu United di media sosial. (Instagram.com/@zenmaarif)
 

SENAYANPOST - Viral di media sosial Netanyahu United buntut dari kunjungan lima warga Nahdlatul Ulama (NU) ke kediaman Presiden Israel Isaac Herzog belum lama ini.

Kunjungan warga Nahdliyin tersebut menuai kecaman warganet Indonesia hingga akhirnya singkatan NU diplesetkan menjadi 'Netanyahu United'.

Diketahui, lima warga NU yang mengunjungi Presiden Herzog adalah Gus Syukron Makmun, Dr Zainul Maarif, Munawar Aziz, Nurul Bahrul Ulum, dan Izza Annafisah Dania.

Sampai berita ini dibuat, cuitan Netanyahu United telah mencapai 13 ribu lebih di platform X.

Sementara itu, PBNU telah disebut oleh warganet sebanyak 7.015 cuitan.

Baca Juga: Apakah PBNU Bakal Sanksi 5 Nahdliyin yang Temui Presiden Israel? Ini Penjelasannya

Mengenai kunjungan warga Nahdliyin ini, Pengurus Besar NU telah buka suara.

PBNU rencananya akan meminta keterangan dari lima warganya ini.

Lebih lanjut, PBNU menyesalkan adanya warga Nahdliyin yang mengunjungi Israel terlebih lagi pejabat negaranya.

PBNU memprediksi kunjungan ini bukan atas nama organisasi.

"Kemungkinan kunjungan mereka atas nama pribadi," kata Savic Ali, Ketua Bidang Media, IT, dan Advokasi pada 14 Juli 2024, dikutip SenayanPost.com dari situs resmi PBNU.

Baca Juga: Kunjungan 5 Nahdliyin ke Israel Tuai Kecaman, PBNU: Itu Melukai Perasaan Kita Semua

Savic juga menyampaikan bahwa PBNU tidak tahu-menahu apa tujuan dan siapa yang mendukung perjalanan ke Israel tersebut.

"Kita tidak tahu tujuannya apa dan siapa yang mensponsorinya. Ini tindakan yang disesalkan," lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: PBNU

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X