Mantan Grand Mufti Republik Arab Mesir ini menjelaskan bahwa para cendikiawan dunia mengakui hanya bahwa figur sejarah yang tercatat secara lengkap adalah Nabi Muhammad SAW yang tidak hanya sabdanya, akan tetapi perilakunya, sifat-sifatnya, fisiknya, serta keluarga dan sahabatnya.
"Semuanya ada dalam sejarah," tegasnya.
Sebagai apresiasi dan dukungan bagi kerjasama Al Azhar dan Muhammadiyah, Grand Syaikh Al Azhar Prof Dr Ahmad Ath Thayib memberikan 10 (sepuluh) beasiswa bagi santri Muhammadiyah yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Al Azhar Mesir.
"Saya beri 10 (sepuluh) beasiswa. Ada Rektor Prof Mahraswai. Tolong dicatat dan diurus," pungkasnya. (Muqoddas)