SENAYANPOST – Pada talk show d’Rooftalk yang diadalah oleh DETIK.COM pada Rabu 3 Juli 2024, Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono mengungkapkan kriteria kepala BIN yang ideal bagi Presiden Terpilih Prabowo Subianto.
“Kepala intelijen itu harus orang yang paling dipercaya oleh presiden,” jelasnya.
Guru Besar Filsafat Intelijen Pertama di Dunia ini megumpamakan presiden pada batang tubuh manusia sebagai otak dalam kehidupan bernegara. Otak untuk mencerna apa yang terjadi memerlukan panca indera, dan panca indera itu adalah intelijen.
“Jadi dia nempel,” tegasnya.
Pendiri Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) ini mengungkapkan salah satu contoh penting kedekatan dan kepercayaan kepala negara kepada kepala dinas intelijen seperti kasus serangan Amerika Serikat ke Irak.
Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat (AS) menyampaikan informasi bahwa rezim Presiden Irak Saddam Husain memproduksi senjata pemusnah massal. Setelah terbukti AS menginvasi Irak pada tahun 2003 dan informasi tersebut tidak benar, direktur CIA dipecat. Diketahui, direktur CIA terkooptasi oleh informasi seseorang yang saat ini memegang konsesi minyak di Irak.
“Jadi kapitalis yang bermain. Kesusupan kapitalis maka informasi jadi salah,” jelasnya.