Menurut IDF, seluruh rudal balistik yang diluncurkan dari Iran maupun Yaman berhasil dicegat sistem pertahanan udara Israel.
Sirene peringatan sempat berbunyi di berbagai wilayah Israel bagian tengah dan selatan, memaksa jutaan warga mencari perlindungan.
Tidak ada korban jiwa akibat serangan tersebut, meski layanan darurat Magen David Adom melaporkan seorang warga mengalami cedera setelah terjatuh saat berusaha menuju tempat perlindungan.
Sementara itu, pecahan rudal dilaporkan menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan di kawasan permukiman Tepi Barat.
Baca Juga: Menlu Iran Abbas Araghchi Ungkap Alasan Ayatollah Mojtaba Khamenei Belum Bisa Tampil di Publik
Fasilitas Petrokimia Mahshahr Jadi Sasaran
Sebagai bagian dari operasi balasannya, Israel juga menyerang fasilitas petrokimia di kawasan Mahshahr, Provinsi Khuzestan, Iran barat daya.
IDF menyebut Angkatan Udara Israel menyerang beberapa target di kompleks petrokimia tersebut, meski belum merinci sasaran yang dihantam.
Kantor berita Fars melaporkan bahwa Perusahaan Petrokimia Karun Mahshahr mengalami kerusakan sebagian akibat serangan yang disebut dilakukan oleh "musuh Zionis".
AS Klaim Tidak Terlibat
Seorang pejabat pertahanan Amerika Serikat mengatakan kepada Axios bahwa militer AS tidak terlibat dalam operasi serangan Israel terhadap Iran.
Pejabat tersebut menggambarkan operasi yang dilakukan Israel sebagai serangan yang "relatif terbatas".
Ansarullah Ancam Targetkan Kapal Israel
Di tengah eskalasi yang terus berlangsung, kelompok Ansarullah Houthi di Yaman mengumumkan larangan penuh terhadap aktivitas pelayaran Israel di Laut Merah.