internasional

Iran Tuding AS dan Israel Serang Teheran, Kedubes di Jakarta Minta Dunia Kecam Agresi

Sabtu, 28 Februari 2026 | 16:04 WIB
Ilustrasi, Kedubes Iran di Jakarta konfirmasi bahwa AS dan Israel menyerang sejumlah daerah di negeri Mullah tersebut belum lama ini. (Unsplash.com/Mostafa Meraji)

SENAYANPOST - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel telah melakukan serangan terhadap wilayah Iran, termasuk lokasi sipil dan infrastruktur vital di Teheran serta sejumlah kota lain.

Dalam pernyataan resminya, Kedubes Iran menyebut serangan tersebut sebagai tindakan agresi yang melanggar kedaulatan nasional Iran serta hukum internasional.

"Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel pada Sabtu pagi telah melakukan serangan terhadap lokasi-lokasi sipil dan infrastruktur vital di Teheran serta beberapa kota lainnya, sehingga melanggar integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran," demikian pernyataan Kedubes Iran sebagaimana diterima Redaksi SenayanPost.com pada 28 Februari 2026.

Iran menilai tindakan tersebut melanggar Pasal 2 ayat (4) Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa yang melarang penggunaan kekuatan terhadap negara lain.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Israel Luncurkan Serangan Pendahuluan ke Iran, Status Darurat Ditetapkan

Menurut Kedubes Iran, Teheran memiliki hak untuk merespons serangan tersebut berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB mengenai hak membela diri.

"Menanggapi agresi tersebut merupakan hak yang sah dan legitim Republik Islam Iran. Angkatan Bersenjata Iran akan menggunakan hak tersebut sepenuhnya untuk mempertahankan kedaulatan nasional," lanjut pernyataan itu.

Iran juga meminta Dewan Keamanan PBB segera mengambil tindakan atas apa yang disebutnya sebagai pelanggaran terhadap perdamaian internasional.

Selain itu, Kedubes Iran di Jakarta menyerukan dukungan dari pemerintah dan masyarakat Indonesia, termasuk tokoh politik, organisasi keagamaan, akademisi, serta media, untuk mengecam tindakan militer tersebut.

Baca Juga: SBY: Perang AS–Iran Bukan Keniscayaan, Risiko Salah Hitung Terlalu Mahal

"Kedutaan Besar Republik Islam Iran berharap Pemerintah dan rakyat Indonesia serta kalangan media dan akademisi secara tegas mengecam dimulainya perang dan agresi terhadap wilayah Republik Islam Iran," bunyi pernyataan tersebut.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat terkait klaim Iran tersebut.

Situasi di kawasan Timur Tengah terus berkembang cepat dengan potensi eskalasi yang semakin meningkat.***

Tags

Terkini