internasional

Menlu AS Marco Rubio Sebut Washington Prioritaskan Kesepakatan Diplomatik soal Program Nuklir Iran

Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:09 WIB
Menlu AS Marco Rubio menyebutkan Washington memprioritaskan kesepakatan diplomatik terkait program nuklir Iran. (X.com/@SecRubio)

SENAYANPOST - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio mengatakan bahwa Washington saat ini mempriortaskan kesepakatan diplomatik terkait program nuklir Iran.

Sebagaimana diketahui, AS dan Iran telah bertemu secara tidak langsung di Muscat, Oman membahas hal tersebut.

Di saat yang bersamaan, AS mengirimkan kapal induk USS Abraham Lincoln ke Laut Arab.

Kabarnya, Presiden AS Donald Trump akan mengirimkan kapal induk kedua ke kawasan Timur Tengah tersebut.

Baca Juga: Ditanya soal Perubahan Rezim di Iran, Presiden AS Donald Trump: Tampaknya Itu akan Jadi Hal Terbaik

"Washington lebih memilih mencapai kesepakatan dengan Teheran tentang program nuklirnya daripada mengejar skenario militer," kata Marco Rubio pada 14 Februari 2026, dikutip SenayanPost.com dari TASS News Agency.

Hal tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg belum lama ini.

Menurutnya, AS harus mempertahankan kemampuan militer yang memadai di Timur Tengah untuk memastikan bahwa Teheran tidak 'menyerang' Washington.

Gedung Putih percaya bahwa Iran "tidak boleh diizinkan memiliki senjata nuklir," tambah Rubio.

Baca Juga: Lawatan Tak Biasa Netanyahu ke Washington, Terkait Iran?

AS Lanjutkan Pembicaraan soal Iran dan Ukraina

Delegasi AS berencana mengadakan konsultasi diplomatik tentang Iran pada 17 Februari di Jenewa, di mana pertemuan trilateral AS-Rusia-Ukraina akan diadakan kemudian pada hari itu, lapor Reuters.

Kantor berita tersebut mengatakan bahwa pada Selasa pagi, Utusan Khusus Presiden AS Steve Witkoff dan pengusaha Jared Kushner akan mengadakan pembicaraan bilateral dengan delegasi Iran, dan akan menghadiri pertemuan trilateral dengan delegasi Rusia dan Ukraina pada sore hari.

Sebelumnya, sekretaris pers kepresidenan Rusia Dmitry Peskov mengumumkan tanggal dan tempat putaran baru pembicaraan antara Rusia, AS, dan Ukraina. Menurutnya, delegasi Rusia akan dipimpin oleh ajudan presiden Vladimir Medinsky.

Halaman:

Tags

Terkini