Menurutnya, perubahan dari dalam, betapapun sulit dan lambatnya, merupakan satu-satunya jalan yang dapat menjaga keberlangsungan institusi negara, mencegah kekacauan, dan membuka peluang transformasi bertahap.
"Ini tidak akan menjadi demokrasi," tulis Citrinowicz.
"Namun, setiap pemimpin yang ingin bertahan pada akhirnya akan memahami bahwa tanpa perubahan kebijakan yang bermakna, umur panjang sistem akan sangat terbatas," tambahnya.
Baca Juga: Iran Pertimbangkan soal Pembicaraan Tidak Langsung dengan AS
Pandangan ini menegaskan bahwa masa depan Iran kemungkinan besar tidak akan ditentukan oleh runtuhnya sistem secara tiba-tiba, melainkan oleh adaptasi internal yang terbatas dan pragmatis, di tengah tekanan sosial, ekonomi, dan geopolitik yang terus meningkat.***