SENAYANPOST - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berharap Iran bisa menerima dan setuju atas tawaran kesepakatan Washington belum lama ini.
Sebagaimana diketahui, hubungan Washington dan Teheran memanas beberapa minggu terakhir ini dengan melontarkan ancaman dan intimidasi.
Tidak hanya itu, Trump mengirim kapal induk USS Abraham Lincoln dengan dalih untuk memperkuat aset militer di kawasan Timur Tengah.
"Saya harap mereka menegosiasikan sesuatu yang dapat diterima," kata Donald Trump pada 1 Februari 2026, dikutip SenayanPost.com dari TASS News Agency.
Hal tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di atas pesawat Air Force One dalam perjalanan ke Florida.
"Mereka sedang berbicara dengan kami, berbicara secara serius," tambah Trump.
Trump mengatakan kesepakatan dengan Iran mungkin 'memuaskan' jika Teheran melepaskan senjata nuklir.
Dia diminta untuk mengomentari pernyataan Menteri Pertahanan Arab Saudi Khalid bin Salman Al Saud bahwa keputusan AS untuk tidak menyerang Iran hanya akan 'memperkuat Teheran'.
"Beberapa orang berpikir begitu, beberapa orang tidak. Kita bisa membuat kesepakatan yang dinegosiasikan yang akan memuaskan, tanpa senjata nuklir, dan mereka harus melakukannya, tetapi saya tidak tahu apakah mereka akan melakukannya," ujar Trump.
Baca Juga: Pertamina Berhasil Boyong 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair untuk Ketahanan Energi
Pada 26 Januari, Trump mengumumkan bahwa 'armada besar' sedang menuju ke Iran.
Ia menyatakan harapan bahwa Teheran akan kembali ke meja perundingan dan mencapai kesepakatan yang 'adil dan merata' yang akan mencakup penghapusan total senjata nuklir.
Pemimpin AS itu mengingatkan bahwa pada Juni 2025, Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir di Republik Islam dalam operasi yang dijuluki Midnight Hammer.