internasional

Kronologi Operasi Absolute Resolve, Rencana AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Minggu, 4 Januari 2026 | 22:06 WIB
Berikut kronologi Operasi Absolute Resolve, rencana AS terkait penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro belum lama ini. (Dok. Department of War AS)

SENAYANPOST - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro belum lama ini ditangkap oleh pasukan Amerika Serikat (AS) dalam Operasi Absolute Resolve.

Operasi ini, menurut kronologi, direncanakan berbulan-bulan sebelumnya oleh AS.

Lebih lanjut, pasukan AS dilatih menggunakan replika kompleks benteng Maduro, yang menunjukkan kekuatan militer, kecerdasan, dan waktu yang tepat.

Penguasa Venezuela itu dihentikan hanya beberapa langkah dari pintu baja tempat persembunyiannya yang diper fortified ketika komando elit Angkatan Darat Delta Force mendekat, kata Presiden Trump.

"Dia mencoba masuk ke tempat yang aman… tempat yang aman itu semuanya terbuat dari baja, dan dia tidak dapat mencapai pintu karena pasukan kita sangat cepat," kata Donald Trump pada 3 Januari 2026, dikutip SenayanPost.com dari New York Post. 

Baca Juga: Oposisi Israel Ingatkan Iran Usai Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap AS

Para komando mendekat 'dalam hitungan detik', lanjutnya.

"Saya menontonnya seperti sedang menonton acara televisi. Itu adalah hal yang luar biasa," ungkapnya.

Komando Delta Force diterbangkan oleh Resimen Penerbangan Operasi Khusus ke-160 Angkatan Darat, yang dikenal sebagai Night Stalkers, saat helikopter bergerak menuju kompleks tersebut di bawah tembakan.

Night Stalkers menerbangkan helikopter MH-60 dan MH-47 yang dimodifikasi, melakukan penyusupan malam hari di ketinggian rendah sementara pesawat AS pertama-tama melumpuhkan pertahanan udara Venezuela untuk membuka jalan menuju Caracas.

"Orang-orang bertanya-tanya, apakah kita akan mengejutkan mereka?" tambah Trump.

"Agak terkejut, tetapi mereka menunggu sesuatu. Ada banyak perlawanan. Ada banyak tembakan," jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota New York Zohran Mamdani Kecam Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Istri

Pada konferensi pers pagi hari di Mar A Lago General, Jenderal Dan Caine, ketua Kepala Staf Gabungan, mengatakan bahwa pengumpulan intelijen selama berbulan-bulan menghasilkan detail penting tentang Maduro, memungkinkan pasukan AS untuk menemukannya 'dan memahami bagaimana dia bergerak, di mana dia tinggal, ke mana dia bepergian, apa yang dia makan, apa yang dia kenakan, apa hewan peliharaannya'.

Halaman:

Tags

Terkini