internasional

Menteri Keamanan Israel Itamar Ben Gvir Usulkan Penjara untuk Warga Palestina 'Dikelilingi Buaya'

Senin, 22 Desember 2025 | 19:04 WIB
Menteri Keamanan Israel Itamar Ben Gvir usulkan penjara untuk warga Palestina dikelilingi oleh buaya belum lama ini. (X.com/@itamarbengvir)

SENAYANPOST - Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, mengusulkan rencana kontroversial terkait pembangunan 'fasilitas penahanan yang dikelilingi buaya'.

Fasilitas tersebut dimaksud Ben Gvir untuk menahan tahanan Palestina, sebagaimana dilaporkan media Israel pada hari Minggu.

Channel 13 mengatakan bahwa Layanan Penjara Israel (IPS) sedang meninjau apa yang mereka sebut sebagai 'proposal yang tidak biasa' yang bertujuan untuk mencegah upaya pelarian dari penjara.

Orly Noy, ketua organisasi hak asasi manusia Israel B'Tselem, mengatakan rencana tersebut adalah "contoh mengerikan lain dari tahap kanibalisme yang sedang dialami Israel saat ini".

Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei: Perang 12 Hari Gagalkan Rencana 20 Tahun AS dan Israel

"Selama beberapa dekade, Israel telah menggali parit dan membangun tembok, pagar, dan gerbang, namun rasa aman masyarakat masih memburuk," kata Noy pada 21 Desember 2025, dikutip SenayanPost.com dari Middle East Eye.

"Mereka akan mencoba apa saja sebelum mencoba keadilan dan perdamaian. Kita hanya bisa bertanya-tanya apa tahap selanjutnya setelah ini. Satu-satunya yang tersisa hanyalah menembak orang di siang hari di jalanan," tambahnya.

"Saya rasa tidak banyak pilihan lain selain itu saat ini," tutur Noy.

Ben Gvir mengemukakan ide tersebut selama pengarahan keamanan baru-baru ini dengan Kepala Komisioner IPS Kobi Yaakobi, menurut Channel 13.

Laporan tersebut mengatakan lokasi yang diusulkan akan berada di dekat Hamat Gader, sebuah resor pemandian air panas di Israel utara di Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki.

Baca Juga: Hamas Serahkan Dua Jenazah Warga Israel yang Jadi Sandera Di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata yang Rapuh

Menurut media Israel, resor tersebut sudah memiliki habitat buaya yang terkontrol, dan buaya akan dibawa untuk penjara tersebut, ditempatkan di dalam kandang berpagar untuk mencegah upaya melarikan diri.

Usulan ini muncul ketika parlemen Israel diperkirakan akan segera memberikan suara pada rancangan undang-undang yang diajukan oleh Ben Gvir yang akan memungkinkan eksekusi tahanan Palestina yang dituduh merencanakan atau melakukan serangan.

Rancangan undang-undang hukuman mati tersebut diperkirakan akan melalui dua kali pembacaan lagi di Knesset, termasuk satu minggu depan, sebelum disahkan menjadi undang-undang resmi.

Halaman:

Tags

Terkini