internasional

Aksi Saling Sindir Zohran Mamdani vs Donald Trump: dari Sebutan 'Komunis Gila' hingga Sentilan Politik Gelap di AS

Kamis, 6 November 2025 | 11:23 WIB
Wali Kota New York terpilih Zohran Mamdani terlibat aksi saling sindir dengan Presiden AS Donald Trump di media sosial. (X.com/@PopCrave)

SENAYANPOST - Wali Kota terpilih New York City, Zohran Mamdani, membuka pidato kemenangannya di Brooklyn, pada Rabu, 5 November 2025, dengan pesan yang langsung menyenggol Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Di hadapan ribuan pendukungnya, Mamdani berkata lantang, 'Turn the volume up,' atau dalam bahasa Indonesia berarti, 'Keraskan volumenya,'.

Berdasarkan laporan The Washington Post pada Kamis, 6 November 2025, ucapan Mamdani itu bukan tanpa makna.

Wali Kota New York itu seolah menantang balik sindiran-sindiran keras Trump selama masa kampanye.

Baca Juga: Donald Trump Tolak Mentah-mentah Usulan Anggota Parlemen Israel Caplok Tepi Barat Palestina

"Jika ada yang bisa menunjukkan kepada bangsa yang dikhianati oleh Donald Trump bagaimana cara mengalahkannya, maka itu adalah kota yang melahirkannya," ujar Mamdani.

Mamdani menegaskan, kemenangannya menandai 'era baru' bagi politik di New York, AS.

"Di masa kegelapan politik ini, New York akan menjadi cahaya," katanya.

Selain itu, Mamdani juga berjanji untuk menjadikan kota itu rumah yang aman bagi semua warganya, tanpa terkecuali.

"Balai kota di bawah kepemimpinan saya akan berdiri teguh bersama warga Yahudi New York dalam memerangi wabah anti-semitisme di seluruh kota," tuturnya.

Baca Juga: Donald Trump Akui Netanyahu Jadi Penghambat Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza, Bukan Hamas

Mamdani Minta Trump "Keraskan Suara"

Zohran Mamdani, politikus AS yang dikenal sebagai seorang sosialis demokrat berusia 34 tahun itu menorehkan sejarah sebagai wali kota termuda New York dalam lebih dari satu abad.

Setelah menjadi jawara Wali Kota New York, Mamdani dianggap sebagai Muslim pertama yang memimpin kota terbesar di Amerika Serikat.

Halaman:

Tags

Terkini