Ketika ditanya apakah ia merasa nyaman dengan cepatnya hubungan AS dengan pemerintahan Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa, mengingat pendekatan publik Israel yang lebih hati-hati, Netanyahu mengatakan melemahnya Iran dan proksi-proksinya di kawasan tersebut menghadirkan peluang baru 'untuk stabilitas, keamanan, dan pada akhirnya perdamaian'.
Baca Juga: Pejabat Israel Sebut Gencatan Senjata di Gaza Butuh Waktu Lebih Lama, Ini Alasannya
Netanyahu memuji Presiden AS Donald Trump karena telah membuka 'saluran' dengan pemerintahan baru di Damaskus.
Ia menolak mengungkapkan apakah Israel terlibat dalam perundingan langsung dengan Suriah.
Hanya saluran tidak langsung yang telah dikonfirmasi secara publik hingga saat ini.***