Bombardir tersebut menargetkan salah satunya adalah lokasi dekat Istana Kepresidenan Suriah.
Pemerintah Suriah sendiri telah mengeluarkan pernyataan resmi dan mengecam keras agresi Israel tersebut.
Agresi Israel ini menyusul insiden bentrokan sektarian yang terjadi di Jaramana yang melibatkan pasukan keamanan Suriah dan warga minoritas Druze.
Israel mengecam Al Sharaa dan berjanji akan melindungi warga minoritas Druze.
Setelah insiden tersebut, warga dan pihak pasukan keamanan sepakat untuk membentuk pengamanan bersama.***