Baca Juga: Joe Biden Kirim Tentara Atasi Penjarahan di Los Angles
"Bagi rakyat Palestina, ini adalah jalan yang kredibel menuju negara mereka sendiri. Dan bagi kawasan ini, masa depan normalisasi, integrasi Israel dan semua tetangga Arabnya, termasuk Arab Saudi," katanya.
Pertumpahan darah terbaru dalam konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung puluhan tahun dipicu pada 7 Oktober 2023.
Bentrokan Hamas dan Israel tersebut menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang.
Sebagai balasannya, Israel melakukan operasi pembantaian atau genosida yang menewaskan lebih dari 46.000 warga Palestina, menurut kementerian kesehatan setempat.
Baca Juga: Sampai Debat Panas! Netanyahu Akhirnya Turuti Permintaan Donald Trump soal Gencatan Senjata di Gaza
Serangan itu menyebabkan dua juta orang Palestina di Gaza mengungsi dan terancam penyakit menular serta kelaparan.***