Dua pesawat nirawak lainnya yang diluncurkan oleh Hizbullah ke kediaman tersebut melanggar wilayah udara Israel tetapi dicegat di area terbuka, menurut media Israel.
Baca Juga: Otoritas Palestina Kirim Surat ke PBB, Desak Dewan Keamanan Hentikan Kekejaman Israel di Jalur Gaza
Pada hari Sabtu, Netanyahu menanggapi serangan tersebut dengan mengatakan bahwa salah satu proksi Iran mencoba untuk membunuhnya.
"Proksi Iran, yang hari ini berusaha membunuh saya dan istri saya, membuat kesalahan besar. Hal ini tidak akan menghalangi saya atau Negara Israel untuk melanjutkan perang kebangkitan melawan musuh-musuh kami demi menjamin keselamatan kami untuk generasi mendatang," kata Netanyahu.
Sementara itu, Abu Ubaidah juru bicara sayap militer Hamas Brigade Izzuddin Al Qassam mengucapkan selamat atas serangan Hizbullah tersebut.
"Kami mengucapkan selamat atas operasi kualitatif yang dilakukan Hizbullah untuk menargetkan kediaman penjahat perang Benjamin Netanyahu," kata Abu Ubaidah.***