Setelah kembali dari Gaza, unit tentara tersebut diubah menjadi unit cadangan dan dikirim kembali untuk bertempur di daerah kantong tersebut.
"Dia memberi tahu komandannya bahwa dia ingin tetap menjadi pejuang di cadangan tetapi, saat ini, dia tidak dapat melakukannya karena orang tuanya … Dia dibebaskan tetapi tidak menerima perintah 8," jelasnya.
Perintah 8 merupakan perintah untuk dipanggil untuk bertempur di cadangan.
"Setelah 12 bulan berturut-turut berperang tanpa hasil, para prajurit menjadi 'hitam'. Dalam bahasa gaul militer, ini berarti mereka tertekan, lelah, dan tidak bersemangat," ujar majalah Ha-Makom menyimpulkan.***