SENAYANPOST - Israel akhirnya menarik mundur pasukannya dari Jenin dan Tulkarem, Tepi Barat Palestina setelah 10 hari invasi ke daerah tersebut.
Lebih lanjut, Israel meninggalkan kerusakan fasilitas umum seperti jalanan di daerah Jenin dan Tulkarem, basis para pejuang Palestina melakukan perlawanan bersenjata.
Diketahui, Israel meninggalkan Jenin dan Tulkarem pada 6 September 2024, sekitar pukul 10 pagi waktu setempat.
Seorang saksi mata mengatakan bahwa tentara Israel mundur dari Tulkarem dan kampnya beberapa jam setelah mundur dari Jenin.
Baca Juga: Pertempuran Sengit di Jenin Tepi Barat Palestina, Tentara Israel Panggil Bala Bantuan Tambahan
Mundurnya pasukan Israel ini juga dikonfirmasi oleh WAFA News Agency.
Sementara itu, saksi mata di Jenin telah menyatakan kekhawatiran akan segera kembalinya pasukan Israel ke kota itu.
"Pos pemeriksaan militer di sekitar Jenin tetap aktif, meningkatkan kekhawatiran akan serangan lebih lanjut," kata saksi mata tersebut pada 6 September 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Cradle.
"Pendudukan mengevakuasi tim penembak jitu dan tentaranya dari bangunan tempat tinggal di sekitar dan di dalam kamp dan mengerahkan kembali kendaraannya di pos pemeriksaan militer di sekitar kota," tulis laporan dari Al Jazeera.
Baca Juga: Israel Klaim Bakal Kendalikan Gaza Pascaperang, Peluas Koridor Netzarim hingga Empat Pos Terdepan
Gambar dan video di media sosial menunjukkan tingkat kerusakan yang ditimbulkan militer Israel di Jenin, termasuk jalan yang hancur total akibat buldoser.
Beberapa toko rusak, dan area Bundaran Bioskop Jenin hancur.
Jaringan air dan pembuangan limbah digali dan dirusak, dan tiang listrik tercabut dari jalan, kata saksi mata kepada Anadolu Agency.
Pasukan Israel kembali memasuki kota Tulkarem pada hari Kamis setelah mundur saat fajar, mengepung sebuah rumah sakit dan menyerbu kembali kamp kota tersebut.