Ia berterima kasih kepada petugas penegak hukum atas "respons cepat" mereka.
"Yang terpenting, saya ingin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga orang yang tewas dalam rapat umum itu dan juga kepada keluarga (mereka) yang terluka parah," kata Trump, yang dibawa ke rumah sakit untuk evaluasi dan kemudian dilaporkan dipulangkan sekitar pukul 10.20 malam waktu setempat pada 13 Juli 2024, dikutip SenayanPost.com dari The Guardian.
"Sungguh luar biasa tindakan seperti itu bisa terjadi di negara kami," lanjutnya.
Video dari NBC News merekam lebih dari selusin tembakan yang terdengar di pawai tersebut, dengan beberapa tembakan kemudian tampaknya berasal dari agen yang melindungi presiden, yang saat itu sedang berpidato di atas panggung.
Sebuah suara terdengar berkata: "Turun, turun, turun!" Para agen tiba untuk menjatuhkan diri ke atas Trump saat tembakan terus berlanjut dan teriakan terdengar dari kerumunan.
Baca Juga: Iran Bakal Balas Serangan Israel di Damaskus, Presiden AS Joe Biden Justru Bilang Begini
Audio dari jaringan tersebut merekam suara agen yang berkata: "Penembak jatuh. Penembak jatuh. Apakah kita siap untuk bergerak? Kita aman, kita aman."
Saat para agen mencoba untuk memindahkan Trump dari panggung di pawai tersebut, ia berkata: "Biarkan saya mengambil sepatu saya. Biarkan saya mengambil sepatu saya."
Para agen terdengar berkata kepada mantan presiden itu: "Saya menangkapmu. Tunggu. Kepalamu berdarah. Kita harus bergerak."
Trump menjawab: "Tunggu, tunggu." Ia kemudian mengepalkan tinjunya, mengucapkan kata-kata: "Lawan, lawan, lawan."
Baca Juga: Presiden AS Joe Biden Ultimatum Netanyahu soal Agresi Israel Penjajah ke Rafah
Dan kerumunan di pawai tersebut menanggapi dengan teriakan: "AS! AS! AS!"
Petugas kemudian membawa Trump menjauh dari pandangan. Rekaman video memperlihatkan darah di telinga Trump.***