SENAYANPOST - Akun Instagram __al.anazi__ mengunggah konten yang berisi klaim bahwa pembangunan dermaga buatan di Gaza atas izin petinggi Hamas pada 30 Juni 2024.
Tidak hanya itu, akun ini juga mengklaim bahwa Hamas berencana untuk menyerahkan Gaza kepada Israel lewat pembangunan dermaga buatan tersebut.
Artikel ini akan memverifikasi apakah pembangunan dermaga buatan di Gaza melalui persetujuan petinggi Hamas?
Akun ini juga membagikan tiga video dalam unggahannya terkait pembangunan dermaga buatan di Gaza.
Baca Juga: AS Usulkan Revisi Gencatan Senjata di Gaza, Hamas Klaim Joe Biden Gagal Bujuk Israel Penjajah
Selanjutnya, apakah Hamas menyerahkan Gaza lewat pembangunan dermaga buatan ini agar Israel segera menguasainya?
PEMERIKSAAN FAKTA
Klaim 1: Dermaga buatan di Gaza atas persetujuan Hamas
Fakta: Pelabuhan sementara di Gaza dibangun atas usulan Amerika Serikat (AS) untuk mempermudah proses pengiriman bantuan kemanusiaan.
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari The Cradle, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengatakan bahwa pihaknya akan membangun dermaga buatan di Gaza pada awal Maret 2024.
"Malam ini, saya mengarahkan militer AS untuk memimpin misi darurat untuk mendirikan dermaga buatan di pantai Gaza di Mediterania. Dermaga ini akan memudahkan kedatangan kapal-kapal besar yang memuat makanan, air, obat-obatan, dan tempat berlindung sementara," kata Joe Biden pada 7 Maret 2024 saat pidato State Union.
Baca Juga: Beda dari Klaim AS, Netanyahu Bakal Terus Perangi Hamas di Gaza
Sementara itu, gerakan Hamas pada pertengahan Mei mengatakan bahwa segala cara untuk mendatangkan bantuan, termasuk dermaga buatan usulan AS tidak akan bisa menggantikan pembukaan semua penyeberangan darat.
Menurut Al Mayadeen pada 17 Mei 2024, gerakan tersebut menekankan penolakannya terhadap kehadiran militer atau kekuatan apa pun di wilayah Palestina.