internasional

Tentara Israel Penjajah Bombardir Tenda Pengungsian di Al Mawasi Rafah, 7 Warga Palestina Syahid

Rabu, 19 Juni 2024 | 20:02 WIB
Tentara Israel dilaporkan menyerang tenda pengungsian di Al Mawasi Rafah yang menyebabkan tujuh warga Palestina syahid. (Twitter.com/@IDF)

SENAYANPOST - Tentara Israel atau IDF dilaporkan membombardir kawasan pengungsian Al Mawasi, Rafah belum lama ini.

Israel penjajah melakukan kejahatan perang dengan membombardir pengungsian Al Mawasi dengan jet tempur.

Diketahui, Al Mawasi ditetapkan sebagai zona kemanusiaan dan sedikitnya tujuh warga Gaza, Palestina syahid dalam insiden ini.

Tenda-tenda, yang terletak di barat laut Rafah, dibakar setelah serangan yang terjadi setelah tengah malam pada hari Rabu, dalam apa yang digambarkan oleh kantor berita Palestina Wafa sebagai pembantaian.

Baca Juga: Netanyahu Protes Gegara AS Tunda Kirim Senjata ke Israel, Gedung Putih Justru Bilang Ini

Pasukan Israel juga mengebom tenda-tenda di dekat Khan Younis di Gaza selatan dan rumah-rumah di kamp pengungsi Nuseirat di provinsi pusat, Wafa menambahkan.

Selain itu, Al Jazeera Arabic melaporkan serangan terhadap sebuah rumah di Kota Gaza menewaskan enam orang, termasuk wanita dan anak-anak.

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Middle East Eye, serangan itu terjadi setelah AS mengonfirmasi bahwa mereka terus mengirim senjata ke Israel, kecuali satu pengiriman bom seberat 2.000 pon atau sekitar 907 kilogram yang saat ini sedang ditinjau.

Klarifikasi tersebut dibuat setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menerbitkan sebuah video yang mengkritik pemerintahan Joe Biden, dengan mengklaim bahwa pemerintahan tersebut menahan bantuan militer untuk Israel.

Baca Juga: Tentara Pendudukan Israel Cegah Warga Palestina Salat Idul Adha di Masjid Al Aqsa

Mengutip dua pejabat AS, Axios melaporkan bahwa Gedung Putih membatalkan pertemuan tingkat tinggi AS-Israel tentang Iran yang dijadwalkan pada hari Kamis setelah kemarahan Netanyahu.

"Keputusan ini memperjelas bahwa ada konsekuensi untuk melakukan tindakan seperti itu," kata seorang pejabat AS.

Penasihat utama Biden dilaporkan 'sangat marah' dengan video tersebut, sebuah pesan yang disampaikan secara pribadi oleh ajudan khusus Amos Hochstein kepada Netanyahu, menurut sumber-sumber Amerika dan Israel.

"Orang Amerika sangat marah. Video Bibi membuat banyak kerusakan," kata seorang pejabat senior Israel kepada outlet tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini