internasional

Israel Penjajah Tolak Usulan Gencatan Senjata di Gaza dari AS, Benjamin Netanyahu Ingin Singkirkan Hamas

Minggu, 2 Juni 2024 | 13:25 WIB
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menanggapi proposal gencatan senjata di Gaza atas usulan AS dan ingin lenyapkan Hamas. (Twitter.com/@IsraeliPM)

SENAYANPOST - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menegaskan menolak proposal gencatan senjata di Gaza setelah dibujuk oleh Amerika Serikat (AS).

Dalam pernyataan terbarunya, Benjamin Netanyahu tampak bersikeras untuk melenyapkan Hamas di Gaza.

Hal ini disampaikan oleh Benjamin Netanyahu setelah AS memberikan sinyal gencatan senjata di Gaza lewat pernyataan Presiden Joe Biden.

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Al Mayadeen English, kantor Perdana Menteri Israel menyatakan pada hari Sabtu bahwa setiap usulan agar Israel menyetujui gencatan senjata permanen sebelum penghancuran kemampuan militer dan pemerintahan Hamas adalah tidak akan berhasil.

Baca Juga: Hari ke-235 Genosida, Benjamin Netanyahu Bantah Halangi Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza

Ini terjadi setelah sebelumnya, Netanyahu, seorang politikus berpengalaman, membuat pernyataan tepat setelah pengumuman Joe Biden tentang usulan untuk mengakhiri perang.

Tanggapan awal oleh Netanyahu mencatat bahwa ia telah memberi wewenang kepada tim negosiasi untuk mengajukan usulan.

Ia menambahkan bahwa usulan itu harus memungkinkan Israel untuk melanjutkan perang sampai semua tujuannya tercapai.

Keesokan paginya, Netanyahu bermaksud untuk menangkis berita utama apa pun yang menyiratkan bahwa ia menganggap usulan AS itu tidak akan berhasil, jika usulan itu tidak memungkinkan Israel untuk mencapai semua tujuannya termasuk penghancuran Hamas baik secara militer maupun politik.

Baca Juga: Benjamin Netanyahu Jadi Buronan ICC, Kongres AS Justru Undang Perdana Menteri Israel ke Washington

Perlu dicatat bahwa usulan AS itu juga dirujuk oleh Menteri Luar Negeri Jerman sebagai tawaran Israel.

Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan undangan yang dikirim oleh para pemimpin bipartisan AS kepada Netanyahu untuk menyampaikan pidato dalam sidang gabungan Kongres.

Sebagai tanggapan, Netanyahu menyatakan bahwa ia sangat gembira dengan hak istimewa mewakili Israel di hadapan kedua majelis Kongres AS.

Netanyahu akan menyampaikan kepada para perwakilan rakyat Amerika dan seluruh dunia tentang kebenaran perang di Gaza.

Halaman:

Tags

Terkini