"Kami menghargai setiap upaya militer dan rakyat terhadap Badai Al Aqsa, terutama di garis depan pertempuran di Lebanon, Yaman, dan Irak," ujarnya.
Tidak hanya itu, ia juga memuji perlawanan rakyat Palestina yang saat ini berlangsung di Tepi Barat.
Di Tepi Barat juga terjadi bentrokan hebat antara pasukan pejuang dan tentara penjajah Israel, mulai dari daerah Tulkarim, Nablus, dan Jenin.
Baca Juga: Usai Temui Pimpinan Hamas, Presiden Erdogan Serukan Persatuan Palestina
Belum lama ini, seorang penduduk ilegal Israel menjadi korban bom jebakan setelah melihat bendera Palestina di sebuah bukit.
Video tersebut viral dan menjadi perbincangan banyak netizen di seluruh dunia.
Di akhir pidatonya, Abu Ubaidah menegaskan bahwa Perlawanan Palestina akan terus melakukan perlawanan sampai syarat gencatan senjata yang diajukan perwakilan Hamas kepada mediator dilakukan.
"Kami tidak akan melepaskan hak-hak dasar rakyat kami, terutama penarikan diri, pencabutan pengepungan, dan pemulangan pengungsi ke rumah mereka. Perlawanan akan tetap setia pada pengorbanan rakyat kami, dan kami menanggung penderitaan dan harapan mereka," pungkasnya.***