internasional

Dampak Perpecahan Gerakan Hamas

Jumat, 12 April 2024 | 16:57 WIB
Hamas di Iran

Sementara itu, bayang-bayang pengaruh dan propaganda ISIS dan Al Qaeda bergentayangan di Jalur Gaza Palestina, untuk merekrut milisi-milisi Gerakan Hamas yang memberontak kepada para pemimpinnya dengan narasi korupsi di internal Gerakan Hamas. Isu kemerdekaan Palestina dapat sejalan dengan ideologi trans-nasional ISIS yang ingin mengembalikan pemerintahan trans-nasional yang disebut sebagai Khilafah.

Kemunculan Gerakan Arin Al Usud di Tepi Barat Palestina dari kalangan pemuda Palestina yang jenuh dengan konflik antara Gerakan Fatah dan Gerakan Hamas pada pertengahan tahun 2023 merupakan pertanda akan perlunya reformasi politik dan kaderisasi kepemimpinan Palestina di masa depan. Langkah Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto memberikan ruang leluasa bagi para kadet asal Palestina dengan beasiswa menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan Republik Indonesia adalah langkah tepat untuk memperkuat kaderisasi kepemimpinan Palestina menuju negara yang berdaulat dan bermartabat di masa depan.

Sebagaimana analisis yang dimuat oleh Situs Berita dan Kajian Al Arab London pada Jum’at 12 April 2024, disebutkan bahwa Israel akan mengubah strategi serangan dengan menarget para pemimpin Hamas yang berada di Jalur Gaza Palestina atau di luarnya termasuk sanak keluarga mereka yang masih berada di dalam Jalur Gaza Palestina, dengan dalih sebagai bentuk tekanan agar Gerakan Hamas segera membebaskan 133 sandera dari yang masih ditawan.

 

 

 

Halaman:

Terkini